Job 20application 20edited

Ingin Langsung Diterima Perusahaan Impianmu? Mulai dengan Membuat CV Memukau!

Setiap orang pasti memiliki keinginan untuk bekerja di perusahaan impian. Selain bekal kemampuan dan kepribadian yang baik, kamu harus tahu bahwa hal pertama yang dilihat oleh perusahaan impianmu pada saat melamar pekerjaan adalah CV. CV atau Curriculum Vitae merupakan sebuah ringkasan riwayat hidup yang berisi tentang data pribadi kita sebagai pelamar kerja. Kesan pertama sebagai kandidat kuat dapat kamu maksimalkan dengan CV yang memukau dan profesional. Kamu lulusan baru atau seseorang yang ingin melamar kerja, ingin tahu rahasia agar dapat langsung diterima di perusahaan impianmu? Berikut 5 langkah yang harus benar-benar kamu perhatikan untuk membuat CV yang baik dan menarik!

  1. SPJP (Singkat Padat Jelas Rapi)
    Membuat sebuah CV yang baik harus memuat informasi yang lengkap, tidak terlalu panjang ataupun terlalu singkat, jelas dalam pendeskripsian diri, dan rapi. Pertama-tama, sebuah CV harus mencantumkan data diri kamu sebagai pelamar kerja yang meliputi nama, umur, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, alamat, dan kontak yang bisa dihubungi. Selain itu, CV juga harus memuat informasi yang meliputi riwayat pendidikan terakhir, keahlian khusus yang kamu miliki, pengalaman kerja, ketertarikan pribadi, prestasi, dan daftar orang yang bisa memberimu referensi. Segala informasi ini disampaikan dengan singkat dan jelas sehingga CV-mu terdiri dari satu atau dua halaman saja.

  2. Lengkapi dengan Dokumen Pendukung
    Jangan lupa melampirkan dokumen pendukung CV-mu seperti salinan ijazah dan transkrip pendidikan terakhir, identitas diri, sertifikat pelatihan, sertifikat prestasi, foto formal, dan beberapa dokumen lain yang mendukung data CV-mu.

  3. Penonjolan Karakter Diri
    Selain data diri, sebuah CV juga harus dilengkapi dengan deskripsi karakter-karakter diri yang menonjol. Deskripsi diri ini dapat meliputi keahlian khusus, pengalaman kerja, dan prestasi yang dapat membuat perusahaan tertarik dan terkesan dengan kemampuanmu. Dalam mendeskripsikan diri, sebaiknya kamu mencantumkan pengalaman kerja atau prestasi yang paling menonjol, terbaru atau yang paling berhubungan dengan pekerjaan yang ingin dilamar. Penonjolan karakter diri dapat membuatmu terlihat lebih unggul daripada pelamar-pelamar lainnya.

  4. Referensi Terpercaya
    Setelah penonjolan karakter diri, penting juga untuk mencantumkan daftar nama orang yang dapat memberi referensi atas kemampuanmu. Pemberi referensi ini meliputi pihak-pihak yang dapat menilai kinerjamu dan mengetahui kemampuan personalmu. Kamu dapat mencantumkan nama mantan pimpinan perusahaanmu sebelumnya, dosen di tempat pendidikan terakhirmu, atau orang lain yang dapat memberikan rekomendasi atas kemampuanmu. Tulislah data mereka dengan lengkap dan jelas agar dapat dihubungi oleh perusahaan impianmu jika sewaktu-waktu ingin mengetahui latar belakang dan kemampuanmu.

  5. Tampilan Kreatif
    Setelah mengaplikasikan 4 hal di atas, saatnya membuat tampilan CV-mu semenarik mungkin. Kamu dapat menggunakan tabel atau grafik warna untuk pendeskripsian data diri. Selain itu, CV-mu akan tampak lebih menarik apabila menggunakan tata bahasa yang baik dan formal, tampilan huruf yang jelas, penataan teks yang rapi, dan rancangan tampilan CV secara keseluruhan yang bagus. Tampilan CV yang rapi dan elegan akan menarik perhatian pada saat proses seleksi. Selain itu, tampilan menarik membuat CV-mu memiliki peluang yang lebih besar untuk dibaca dan dipertimbangkan.


Demikian lima langkah membuat CV yang baik dan menarik. Selalu ingat untuk menulis detail pada CV-mu dengan informasi sebenarnya dan deskripsi yang jujur apa adanya ya! Jika kamu mengikuti setiap tahapan di atas serta melakukan performa wawancara dan kepribadian dengan baik, bersiaplah diterima di perusahaan impian kamu. Namun begitu, tetap semangat, optimis dan terus belajar pada setiap kesempatan karena kemampuan belajar yang baik akan membawamu pada pengalaman dan pengetahuan baru. Semoga bermanfaat dan sukses.




The opinions and other information contained in OxfordWords blog posts and comments do not necessarily reflect the opinions or positions of Oxford University Press.

Powered by Oxford