Acad words page

MAKSUD DAN NIAT

Kedua kata ini, <maksud> dan <niat>, tercatat pada Kamus Umum Bahasa Indonesia (KUBI) sebagai kata dengan makna yang sama: salah satu makna kata <maksud> adalah ‘niat, kehendak’ dan salah satu makna kata <niat> ‘maksud, kehendak’, dengan contoh rangkaian dengan kata yang sama: <maksud/niat baik>. Di dalam Kamus Indonesia-Inggris (Stevens dan Schmidgall-Tellings 2009) salah satu maknanya juga sama; keduanya bermakna ‘intention’. Demikian pula halnya pada Tesaurus Bahasa Indonesia (edisi ke-2, 2016, Eko Endarmoko), salah satu sinonim kata <maksud> adalah <niat>, dan salah satu sinonim dari <niat> adalah <maksud>.

Manakala dipakai pada kalimat-kalimat berikut, keduanya dapat saling menggantikan, misalnya, saya bersuka cita karena niat/maksud saya terkabul; saya tidak ada niat/maksud untuk melakukan itu. Namun, tidak senantiasa – dalam pemakaian – kedua kata itu bermakna sama.

Ada juga pemakaian kata niat yang tidak tergantikan dengan maksud. Contohnya: pernyataan yang diutarakan pada malam tahun baru, misalnya, niat saya mulai tahun baru ini tidak akan merokok lagi. Sebaliknya, ada penggunaan kata maksud yang tidak tergantikan dengan niat, misalnya, jelaskan maksud yang terkandung di dalam ayat tersebut; Sri Mulyani menjelaskan maksud pernyataan Joko Widodo mengenai acuan mata uang perekonomian dalam […].

Dalam hal kedua kata itu dapat saling menggantikan, aspek makna ‘intention’ yang bagaimanakah dan dalam konteks yang manakah kedua kata itu dimungkinkan bermakna sama? Dari contoh di atas dan contoh berikut ini (tahun depan saya bermaksud/ berniat akan merenovasi rumah), dapat tersingkap persamaannya. Masing-masing dapat dipakai untuk mengutarakan makna ‘intention’ yang bernuansa ‘rencana’.

Dalam hal berbeda makna, apa yang membedakan kedua kata itu? Kata <maksud> dapat bersinonim dengan kata <makna>; baik kata <maksud> maupun kata <makna> dapat dipadankan dengan kata <mean> dalam bahasa Inggris. Bandingkan pemakaiannya pada “What do you mean? (<maksud>) dan “What does this word mean? (<makna>); lihat tulisan mengenai “Maksud dan Makna” di link berikut http://bit.ly/makna_maksud.  Akan tetapi, kata <niat> tidak dapat dipadankan dengan <mean>.

Kata <maksud> bersinonim dengan kata <niat> apabila dipakai untuk mengutarakan makna ‘intention’. Keduanya berbeda dalam hal ‘intention’ yang bagaimana. Kata <maksud> mengandung makna ‘intention’ yang berurusan dengan bahasa (lebih tepatnya: tuturan). Kalimat “Maksudnya apa, sih?” – apa intensi dia mengatakan itu – dapat dijawab dengan kalimat “Tidak lucu.”

Makna ‘intention’ yang terkandung di dalam kata <niat> terkait dengan (rencana) tindakan atau tekad, tidak terkait dengan bahasa (tuturan). Kalimat “Niatnya apa, sih?” – apa intensi dia melakukan itu – dapat dijawab dengan kalimat “Menjaga kebersihan.”

Perbedaannya juga dapat dilihat dengan membandingkan (a) dan (b) ini. (a) Fiara sengaja menghentikan ucapannya. Maksudnya jelas, supaya kakaknya penasaran. (b) Semangatnya tinggi untuk mencapai cita-citanya. Cita-cita hanya bisa berhasil jika niatnya kuat.

Bahwa niat bukan urusan bahasa, di dalam linguistik tidak ada teori yang membahas ihwal niat, tetapi uraian ihwal maksud (makna penutur) dikupas panjang lebar.


(Prof. Bambang Kaswanti Purwo, Guru Besar Ilmu Linguistik, Unika Atma Jaya, Jakarta)


The opinions and other information contained in OxfordWords blog posts and comments do not necessarily reflect the opinions or positions of Oxford University Press.

Powered by Oxford