Quill

Mengapa Linguistik (Ilmu Bahasa) itu Penting?

Apa itu linguistik? Apa manfaat belajar linguistik? Bagi mereka yang memilih jurusan linguistik kemungkinan sudah tahu seluk beluk mengenai linguistik atau ilmu bahasa. Namun, Anda mungkin sulit  menjawab jika orang awam yang bertanya kepada Anda “apa sebenarnya linguistik itu dan apa yang dikerjakan oleh ahli linguistik?”

Linguistik adalah Ilmu Pengetahuan

Linguistik adalah sebuah ilmu pengetahuan yang mengkaji mengenai seluk beluk bahasa. Para ahli linguistik mengembangkan dan menguji hipotesis mengenai bahasa secara ilmiah. Para ahli linguistik menyelidiki mengenai bagaimana manusia memperoleh pengetahuan bahasa, bagaimana proses kognitif terjadi ketika seseorang bertutur kata, bagaimana perbedaan geografis mempengaruhi perbedaan variasi, bagaimana pengaruh penggunaan bahasa dalam konteks tertentu, dll.

Cakupan Linguistik

Linguistik mencakup pengetahuan semua aspek bahasa sebagai sarana komunikasi. Aspek bahasa yang terkecil adalah bunyi bahasa. Pengetahuan ini mencakup proses produksi bunyi bahasa dari penutur hingga bunyi tersebut diterima oleh pendengar. Aspek berikutnya adalah kata, yang merupakan gabungan dari beberapa bunyi bahasa. Pengetahuan mengenai kata akan memungkinkan kita mengetahui bagaimana suatu kata terbentuk. Selanjutnya, pengetahuan mengenai frasa dan kalimat, yang merupakan gabungan dari beberapa kata.

Di tataran yang lebih luas, linguistik juga dapat mencakup pengetahuan mengenai variasi bahasa menurut kelompok sosial. Selain itu, linguistik juga dapat membahas ideologi suatu teks, bahkan juga bentuk komunikasi dengan menggunakan berbagai moda komunikasi. Ini biasanya disebut multimodalitas, yang merujuk pada penggunaan berbagai moda, bukan hanya moda verbal tetapi juga berbagai moda nonverbal, dalam berkomunikasi.

Bagaimana karir di bidang linguistik?

Berikut ini beberapa kesempatan karir bagi lulusan program studi linguistik:

  • Bekerja di bidang pendidikan: banyak lulusan program studi linguistik yang berkecimpung dalam bidang pendidikan. Lulusan linguistik dapat menjadi dosen di berbagai program studi, tidak hanya di program studi linguistik, tetapi juga di program studi Filsafat, Psikologi, Ilmu Komunikasi, Antropologi, dan program studi yang berfokus pada bahasa asing tertentu.
  • Bekerja sebagai juru bahasa atau penerjemah: Penerjemah terampil, mahir dan profesional banyak dibutuhkan di mana-mana, mulai dari institusi kecil hingga ke institusi besar, termasuk pemerintahan, penerbit, pengadilan, dan lain-lain.
  • Bekerja pada dokumentasi bahasa: Banyak ahli linguistik yang membuat lembaga atau ikut serta dalam lembaga untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan merevitalisasi bahasa, khususnya bahasa-bahasa yang terancam punah. Di dunia ini terdapat lebih dari tujuh ribu bahasa yang telah teridentifikasi, dan masih ada banyak lagi yang belum dianalisis. Banyak bahasa sedang terancam kepunahan sehingga perlu dilestarikan agar keunikan bahasa yang mencakup keunikan budaya dapat terjaga.
  • Bekerja di industri penerbitan: Keterampilan verbal yang dimiliki oleh ahli linguistik sangat ideal untuk posisi editor dan penulis. Dalam hal ini, ahli linguistik dapat bergabung dengan suatu industri penerbitan atau bekerja sendiri untuk menelurkan hasil karyanya.
  • Bekerja sebagai pekamus: Jenis kamus yang dibutuhkan oleh masyarakat semakin beragam, sehingga dibutuhkan pekamus yang mampu memenuhi kebutuhan ini. Lulusan linguistik yang telah mengikuti kuliah leksikografi merupakan orang yang tepat untuk membuat kamus yang berkualitas.
  • Menjadi konsultan bahasa, misalnya di bidang hukum: linguistik memang bukan dalam ranah ilmu hukum, namun linguistik dapat membantu proses hukum. Cabang ilmu linguistik, yakni: linguistik forensik melibatkan analisis teks hukum, mencari bukti linguistik, mengidentifikasi suara, dan sebagainya. Para penegak hukum sering meminta bantuan konsultan bahasa untuk memecahkan kasus hukum, misalnya kasus pencemaran nama baik.
  • Bekerja untuk perusahaan periklanan: Perusahaan yang mengkhususkan diri dalam periklanan sering melakukan penelitian linguistik yang ekstensif mengenai jenis kata-kata yang dapat menarik konsumen potensial.


See more from Pendidikan