Peribahasa wide

Peribahasa Inggris - Indonesia

Peribahasa berkaitan erat dengan budaya. Oleh karena itu, penerjemahan peribahasa dari satu bahasa ke bahasa yang lain sangat sulit dilakukan. Akan tetapi, beberapa peribahasa dapat memiliki definisi yang hampir sama antarbahasa, sehingga dapat dianggap sebagai terjemahan atau padanan yang cukup sesuai. Berikut ini 10 peribahasa dalam bahasa Inggris dan padanan terdekatnya dalam bahasa Indonesia.


1. An eye for an eye, a tooth for a tooth (= The belief that punishment in kind is the appropriate way to deal with an offense or crime).

~Ada ubi ada talas, ada budi ada balas (=Kebaikan dibalas dengan kebaikan, kejahatan dibalas dengan kejahatan).


2. A thorn in someone's flesh (=A source of continual annoyance or trouble).

~Bagai duri dalam daging (=Sesuatu yang selalu menyakitkan hati atau mengganggu pikiran).

 

3. Empty vessels make the most noise (=Those with least wisdom or knowledge are always the most talkative).

~Tong kosong nyaring bunyinya (=Orang yang bodoh biasanya banyak bualnya/cakapnya).


4. Have an axe to grind (=Have a private reason for doing or being involved in something).      

~Ada udang di balik batu (=Ada suatu maksud yang tersembunyi).

               

5. It's no use crying over spilt milk (=There is no point in regretting something which has already happened and cannot be changed or reversed).   

~Nasi sudah jadi bubur (=Perbuatan yang sudah terlanjur dan tidak dapat diperbaiki lagi).

               

6. Kill two birds with one stone (=Achieve two aims at once).   

~Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui (=Sekali melakukan suatu pekerjaan, beberapa maksud tercapai).

               

7. Out of the frying pan into the fire (=From a bad situation to one that is worse).

~Lepas dari mulut harimau jatuh ke mulut buaya (=Lepas dari bahaya yang besar, lalu jatuh ke dalam bahaya yang lebih besar lagi).

               

8. Still waters run deep (=A quiet or placid manner may conceal a passionate nature).      

~Air yang tenang menghanyutkan (=Orang yang pendiam, tetapi banyak pengetahuannya).

               

9. The apple never falls far from the tree (=Important family characteristics are usually inherited).

~Air cucuran atap jatuh ke pelimbahan juga (=Biasanya sifat anak menurut teladan orang tuanya).

               

10. When in Rome, do what the Romans do (=When abroad or in an unfamiliar environment you should adopt the customs or behaviour of those around you).

~Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung (=Menurutkan adat kebiasaan tempat yang didiami).