Monkey idiom wide

Idiom Indonesia-Inggris

Idiom adalah kelompok kata yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna dari masing-masing kata. Contoh dalam bahasa Indonesia adalah ‘kuda hitam’. Sebagai idiom, ‘kuda hitam’ bukan berarti kuda yang berwarna hitam, melainkan ‘peserta pertandingan yang semula tidak diperhitungkan akan menang, tetapi akhirnya menjadi pemenang’.

Idiom berkaitan erat dengan budaya, sehingga idiom di suatu bahasa tidak dapat diterjemahan secara literal ke dalam bahasa lain. Berikut ini 10 idiom dalam bahasa Indonesia dengan padanan atau terjemahan terdekatnya dalam bahasa Inggris.

1. tulang punggung (=seseorang atau sesuatu yang menjadi pokok kekuatan)

~ breadwinner (=a person who supports their family with the money they earn)


2. tangan besi (=kekuasaan atau tindakan keras)

~ hard as nails (=showing no sympathy, kindness or fear)


3. berhati berlian (=sangat baik hati)

~ heart of gold (=to be a very kind person)


4. naik pitam (=menjadi marah sekali)

~ hit the roof (=to suddenly become very angry)


5. kepala dingin (=tenang dan sabra)

~ level-headed (=calm and sensible)


6. lintah darat (=orang yang meminjamkan uang dengan bunga yang sangat tinggi)

~ loan shark (=a person who lends money at very high rates of interest)


7. cinta monyet (=rasa kasih antara laki-laki dan perempuan ketika masih kanak-kanak)

~ puppy love (=feelings of love that a young person has for somebody else and that adults do not think is very serious)


8. tertangkap basah (=tepergoki dan tertangkap sedang melakukan kejahatan atau perbuatan terlarang) 

~ red handed (=to catch somebody in the act of doing something wrong or committing a crime)


9. darah biru (=keturunan bangsawan)

~ royal blood (=the term used to refer to the present queen and her family)


10. kambing hitam (=orang yang dalam suatu peristiwa sebenarnya tidak bersalah, tetapi dipersalahkan atau dijadikan tumpuan kesalahan)

~ scapegoat (a person who is blamed for the wrongdoings, mistakes, or faults of others, especially for reasons of expediency)


See more from Peribahasa