Water wide

Peribahasa dengan Kata Air

Peribahasa merupakan kalimat yang mengandung makna kiasan atau perumpamaan. Pada umumnya, peribahasa jarang mengalami proses linguistik yang produktif sehingga susunan kalimatnya cenderung tetap. Bahasa Indonesia memiliki banyak peribahasa yang menggambarkan tingkah laku manusia atau menyampaikan ajaran-ajaran baik dalam kehidupan.

Salah satu kata yang sering dipakai sebagai perbandingan atau perumpamaan dalam peribahasa Indonesia adalah air. Air merupakan elemen yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Indonesia sendiri memiliki kekayaan sumber daya alam berupa air yang menyokong daya cipta penduduk dan pesona alam, misalnya danau, sungai, dan laut.

Artikel ini mengulas sejumlah peribahasa populer yang menggunakan kata air dan maknanya. Kita juga bisa memetik banyak hikmah dengan mengetahui makna dari peribahasa-peribahasa ini:


Air beriak tanda tak dalam

Orang yang banyak bicara dan sombong biasanya kurang ilmu. Riak merupakan ombak kecil di permukaan air. Peribahasa ini mengumpamakan tingkah laku kesombongan manusia dan penyebabnya. Bandingkan peribahasa ini dengan peribahasa berikut yang juga menggunakan kata air: Air tenang menghanyutkan. Peribahasa ini memiliki makna orang yang pendiam biasanya memiliki banyak pengetahuan.


Air susu dibalas dengan air tuba

Kebaikan dibalas dengan kejahatan. Meskipun peribahasa ini cukup populer, tidak banyak yang tahu bahwa tuba adalah sejenis pohon yang akarnya beracun dan dapat memabukkan ikan. Peribahasa ini juga mengumpamakan perilaku manusia yang dapat ditemui dalam kehidupan kita.


Bagai air di daun talas

Orang yang memiliki pendirian tidak tetap atau selalu berubah-ubah. Permukaan daun talas memiliki kandungan lilin yang sangat tipis sehingga air tidak bisa menyatu dengan daun. Maka dari itu, air di permukaan daun talas dapat menjadi perumpamaan manusia yang pendiriannya berubah-ubah.


Air jernih ikannya jinak

Negeri yang damai penduduknya sejahtera. Peribahasa ini menggambarkan bahwa kesejahteraan penduduk adalah wujud kehidupan yang damai di suatu wilayah.


Sambil menyelam minum air

Menyelesaikan dua atau tiga pekerjaan dalam satu waktu. Penggunaan peribahasa ini sering ditemui dalam percakapan sehari-hari karena menggambarkan kondisi kekinian masyarakat yang menjalani beberapa peran sekaligus, misalnya menjalani kuliah sambil bekerja atau menjadi ayah dan pengusaha.


Bermain air basah, bermain api lecur

Setiap tindakan atau pekerjaan pasti ada risikonya. Makna lain dari kata lecur dalam bahasa Indonesia adalah lepuh atau melepuh. Peribahasa ini menggambarkan bahwa setiap pekerjaan manusia memiliki kesulitan masing-masing.


Mencari jejak dalam air

Melakukan pekerjaan yang sia-sia. Seperti yang kita ketahui, berjalan di air tidak akan meninggalkan jejak sehingga kita tidak perlu mencarinya. Peribahasa Indonesia lainnya yang juga memiliki makna serupa adalah Menegakkan benang basah.


Seperti air dengan minyak

Dua hal atau orang yang tidak dapat dipersatukan. Meskipun air dan minyak memiliki wujud serupa (cairan), keduanya tidak dapat bersatu karena memiliki sifat yang berbeda, misalnya letak partikel air lebih renggang sedangkan letak partikel minyak lebih rapat. Peribahasa ini biasanya digunakan untuk mengumpamakan dua saudara atau golongan dengan kepentingan sama yang berselisih.


Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga

Sifat anak biasanya mengikuti sifat orang tuanya. Sifat yang dimaksud dalam peribahasa ini pada umumnya adalah karakter baik yang menonjol. Peribahasa Indonesia lainnya yang juga memiliki makna serupa adalah Buah jatuh tak jauh dari pohonnya.


Bahasa Indonesia memiliki banyak peribahasa yang indah dan sarat makna. Sebagian peribahasa Indonesia yang menggunakan kata air sangat populer dalam masyarakat dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Peribahasa merupakan warisan budaya dan ajaran baik yang wajib kita jaga. Generasi muda sebaiknya mengenal peribahasa agar mengetahui nilai-nilai kehidupan yang digambarkan dan diajarkan para pendahulu kita.  


See more from Peribahasa