Prepositions quest

Preposisi dalam Bahasa Indonesia

Preposisi atau kata depan adalah kata tugas yang menandai berbagai hubungan makna antara konstituen di depan preposisi tersebut dan konstituen di belakangnya. Hubungan makna tersebut dapat berupa hubungan 1) tempat (di, ke, dari), 2) peruntukan (bagi, untuk), 3) sebab (karena, sebab), 4) kesertaan atau cara (beserta, dengan), 5) pelaku (oleh), 6) waktu (pada, sejak), 7) ihwal (tentang, mengenai), dan 8) milik (dari).

Dalam bahasa Indonesia preposisi terletak di depan nomina (ke kantor), adjektiva (sampai penuh), atau adverbia (dengan segera) sehingga terbentuk frasa preposisional (TBBI, 2003). Dari segi bentuknya, preposisi dibagi menjadi dua, yaitu preposisi tunggal dan preposisi gabungan.

Preposisi Tunggal

Preposisi tunggal hanya terdiri atas satu kata. Bentuknya dapat berupa kata dasar dan kata berafiks.

Preposisi yang berupa kata dasar terdiri atas hanya satu morfem, seperti akan, antara, atas, bagi, buat, untuk, demi, dalam, dari, dengan, di, hingga, sampai, ke, oleh, pada, sejak, dan tentang. Berikut adalah beberapa contoh penggunaannya dalam kalimat.

  • Ia takut akan kegelapan.
  • Terima kasih atas kerja sama Saudara.
  • Dalam bulan ini sudah sepuluh kali dia ke rumahku.
  • Dia berasal dari Madura.
  • Baru saja dia pergi dengan temannya.
  • Jangan berdiri di sana.
  • Mereka berangkat ke Surabaya.
  • Puisi ini ditulis oleh anaknya.
  • Buku itu ada pada saya.

Preposisi yang berupa kata berafiks dibentuk dengan menambahkan afiks—baik berupa prefiks, sufiks, maupun gabungan keduanya—pada bentuk dasar. Preposisi yang berupa kata berprefiks adalah bersama, beserta, menjelang, menuju, menurut, dan terhadap.

  • Anak-anak itu senang pergi bersama Ayah.
  • Ayah beserta ibu sedang menghadiri undangan pernikahan.
  • Kami sedang di perjalanan menuju stasiun Manggarai.
  • Menurut rencana, kamus ini akan diluncurkan bulan depan.
  • Ia segan terhadap orang tuaku.

Preposisi yang berupa kata bersufiks adalah bagaikan, seperti dalam kalimat berikut.

  • Dia sungguh cantik bagaikan bidadari.

Sementara itu, preposisi yang berupa kata berprefiks dan bersufiks adalah melalui dan mengenai, seperti dalam contoh berikut.

  • Surat itu telah dikirim melalui pos-el.
  • Mereka sedang berdiskusi mengenai kenakalan remaja.

Preposisi Gabungan

Preposisi gabungan terdiri atas dua preposisi yang berdampingan dan dua preposisi yang berkorelasi.

Preposisi yang berdampingan terdiri atas dua preposisi yang letaknya berurutan atau berdampingan, seperti daripada, kepada, sampai dengan, sampai ke, dan selain dari.

  • Ia memang lebih memilih bekerja apapun daripada menganggur.
  • Kegiatan ini diisi dengan pengobatan gratis kepada 150 warga miskin
  • Mereka sedang mengerjakan soal nomor lima sampai dengan sepuluh.

Preposisi yang berkorelasi terdiri atas dua unsur yang dipakai berpasangan, tetapi terpisah oleh kata atau frasa lain, seperti antara ... dan ..., dari ... hingga ..., dari ... sampai (dengan) ..., dari ... sampai ke ..., dari ... ke ..., dari ... sampai ..., sejak ... hingga …, sejak ... sampai ..., dan mulai … sampai (dengan) …. Berikut adalah beberapa contoh pemakaiannya.

  • Antara aku dan dia tidak ada hubungan apa-apa.
  • Rombongan akan menginap dari hari Jumat hingga Minggu.
  • Kami tidak tahu berapa jauhnya dari sini sampai ke stasiun itu.
  • Mereka baru pindah dari Jakarta ke Bogor.

Preposisi Nomina Lokatif

Satu preposisi dapat bergabung dengan dua nomina jika nomina yang pertama mempunyai ciri lokatif, seperti yang tampak dalam kalimat berikut.

  • Baju itu ada di dalam lemari.
  • Naikkan kayu itu ke atas truk!.
  • Ia mengambil perkakas itu dari dalam peti.

Kata dalam dan atas dalam contoh di atas berkelas kata nomina dan merupakan bagian dari frasa nominal dalam lemari, atas truk, dan dalam peti, dan bukan frasa gabungan di dalam, ke atas, dan dari dalam. Kata dalam dan atas dalam contoh di atas bersifat manasuka. Muncul atau tidaknya kata itu dipengaruhi oleh ciri semantik dari nomina yang mengikutinya. Misalnya, karena lemari, truk, dan peti berdimensi tiga, di lemari diartikan sama dengan di dalam lemari, ke truk diartikan sama dengan ke atas truk, dan dari peti diartikan sama dengan dari dalam peti.

Preposisi gabungan di dalam dapat juga beralternasi dengan dalam saja, khususnya jika nomina yang mengikutinya merujuk ke benda yang berdimensi tiga, seperti dalam kalimat berikut.

  • Bajunya digantung (di) dalam lemari.
  • Uangnya disimpan (di) dalam saku.
  • Rindunya disembunyikan (di) dalam hati.

See more from Kelas kata